Plugin WordPress Yang Harus Dimiliki Pengembang Web dan Situs Judi Bola

Ada lebih dari 40.000 plugin WordPress yang dapat anda pilih, ini membuatnya sangat luar biasa bagi pengguna baru untuk menemukan plugin yang tepat untuk situs mereka. Banyak orang mencari-cari plugin WordPress terbaik untuk SEO, media sosial, cadangan, kecepatan dan lainnya. Para pakar mencoba dan menguji ribuan plugin premium dan gratis untuk menemukan solusi terbaik untuk mengembangkan dan memudahkan bisnis online anda. Inilah beberapa daftar plugin rekomendasi para pakar yang harus kalian miliki untuk membawa bisnis anda ke level berikutnya.

WPForms

WPForms

Setiap situs web membutuhkan formulir kontak untuk memudahkan pengunjung menghubungi anda. WPForms merupakan plugin formulir kontak yang paling mudah digunakan. Pembuatan formulir dengan metode ini memungkinkan anda untuk dengan mudah membuat bermacam macam formulir sesuai kebutuhan anda. Mulai dari formulir kontak, formulir berlangganan email, formulir pemesanan online, formulir pembayaran, survei, jajak pendapat, dan pada dasarnya semua formulir online lainnya. Hanya dengan menarik form yang anda butuhkan dan menaruhnya di posisi yang anda inginkan dan jadilah sudah form yang anda inginkan.

Plugin ini terintegrasi dengan semua platform pemasaran dan pembayaran populer sehingga dapat membangun formulir kurang dari 5 menit. Lebih dari 2 juta situs web menggunakan plugin ini. WPForms Lite gratis tersedia bila anda mencari solusi yang sederhana, dan jika anda ingin menumbuhkan bisnis kearah yang lebih serius, anda dapat mengubahnya ke versi Pro dengan fitur yang lebih lengkap.

Yoast SEO

YOAST-SEO

SEO membantu anda mendapatkan lebih banyak pengunjung dari mesin pencari. Meskipun WordPress ramah terhadap SEO, ada banyak hal yang dapat anda lakukan untuk meningkatkan traffic pada situs web anda. Yoast SEO adalah salah satu plugin paling populer sepanjang masa. Dari semua plugin yang ada, Yoast SEO menawarkan solusi paling komprehensif dengan semua fitur dan alat yang dibutuhkan untuk meningkatkan SEO On-page anda.

Ini membantu anda menambahkan meta tag, menghasilkan site map, menghubungkan situs anda ke Google Search Console, optimalisasi media sosial, dan banyak lagi. Plugin ini yang dibutuhkan untuk membuat website yang komersil dan mengedepankan ranking di mesin pencarian untuk menambah pundi-pundi keuntungan mereka seperti penjualan produk berupa barang, atau jasa seperti permainan di situs judi online. Untuk website judi tersebut, semakin banyak diketahui orang karena orang melakukan daftar judi bola bertambah banyak.

Plugin ini hadir dengan pengalihan yang kuat, dan memungkinkan anda dengan mudah membuat redirect 301 yang sangat membantu, hal ini juga termasuk menditeksi perubahan URL dan membuat pengalihan otomatis, sehingga anda tidak akan memiliki tautan yang rusak di situs anda.

MonsterInsights

monsterinsights

Plugin ini merupakan plugin Google Analytics terbaik untuk WordPress. Ini memungkinkan situs anda benar-benar terhubung dengan Google Analytics, sehingga anda dapat melihat dengan tepat bagaimana orang menemukan dan menggunakan situs web anda.

Bagian terbaiknya adalah anda dapat melihat semua statistik penting di dalam dasbor WordPress anda. MonsterInsights memiliki versi gratis, namun kemampuan terbaiknya hanya terbuka ketika anda meningkatkan ke versi Pro. Plugin ini telah digunakan oleh lebih dari 2 juta situs web.

 

Sucuri

sucuri

Keamanan menjadi prioritas utama bagi semua pemilik bisnis online. Plugin ini menawarkan kemanan WordPress dan Firewall pada situs web anda. Sucuri mungkin salah satu plugin perlindungan terbaik yang bisa anda dapatkan.

Sucuri melindungi situs anda dari berbagai macam gangguan keamanan situs anda, mulai dari serangan DDoS, ancaman malware, serangan XXS, serangan brute force, dan segala jenis serangan lainnya. Jika anda tidak memiliki firewall  untuk melindungi situs anda, maka anda wajib untuk menginstal plugin ini saat ini juga.

Sejarah Singkat Drupal

Drupal

Semua orang menyuka kisah sukses, karena itu meyakinkan kita bahwa segala sesuatu bisa terjadi, dan proyek-proyek paling menakjubkan di dunia mungkin hanya dimulai sebagai ide-ide keren dari sebuah garasi atau asrama, dari sebuah obrolan ringan atau bahkan dari sebuah mimpi. Ada banyak contoh dalam sejarah, salah satunya Drupal, sebuah CMS yang kuat dengan lebih dari 1,8 juta situs web yang menggunakannya. Sekarang  Drupal telah merilis Drupal 8, sulit percaya bahwa mereka memulai dari Drupal 1.

Pada tahun 2000, dua siswa asal Belanda bernama Dries Buytaert dan Hans Snijder membuat jembatan nirkabel diantara asrama dan berbagi koneksil ADSL antara mereka dan enam teman lainnya. Dries membuat situs kecil dengan papan pesan untuk mendiskusikan ide-ide teknologi.

Setelah lulus mereka menempatkan situs internal tersebut menjadi online agar tidak pernah kehilangan komunikasi. Dries menambahkan banyak kode dan menarik banyak pengembang lain yang ingin berbagi ide dan mencoba bereksperimen. Akhirnya, dries membuat proyeknya menjadi Open Source, sehingga setiap orang dapat memodifikasinya dan berperan menjadi kontributor.

Banyak ide-ide kreatif datang secara tidak sengaja, salah satunya kesalahan ketik. Ketika sedang memilih domain, Dries memikirkan drop.org dari Dorpje (bahasa belanda) yang berarti desa, tetapi salah mengeja kata itu menjadi dorp.org. Dia menyadari kesalahan ketiknya bisa menjadikannya beruntung. Hal itu menjadikan seluruh konsepl awal dengan sedikit drop, serta untuk Druplicon – logo Drupal dalam bentuk drop dengan mata infinity dan senyum yang terkesan main-main. Ketika mendaftarkan perangkat lunaknya, Dries menerjemahkan kembali drop ke dalam bahasa Belanda dan mendapatkan Druppel atau Drupal yang terdengar lebih komersil.

 

Drupal 1.0 diluncurkan pada 15 Januari 2001, modul intinya hanya 18 dan masing-masing dalam bahasa PHP. Rilis pertama memiliki tema yang sederhana dan fleksibel. Fungsionalitasnya termasuk pencarian, blog dan buku harian, komentar, kalender dan banyak lagi. Versi ini sangat bergantung pada SQL untuk perubahan basis data. Dua bulan kemudian Drupal 2.0 keluar dengan 22 modul inti, termasuk fungsi terjemahan, memungkinkan pengembang menimpa situs mereka dalam bahasa lain menggunakan fungsi khusus, sistem izin pengguna dan grup, dan peringkat pengguna.

Setengah tahun berlalu, versi 3.0 muncul dengan 26 modul dan konsep baru. Konsep node yang bertentangan dengan halaman web. Semua konten dibuat sebagai node dan ditangani oleh modul node. Versi 4.0 rilis pada Juni 2002 dan terus berkembang dari 4.1 sampai 4.7 sampai pada tahun 2007. Mereka memperkenalkan penampilan modul Taksonomi sebagai alat pengorganisasiaan konten yang praktis, antar muka pengguna yang ramah dan banyak perbaikan menguntungkan lainnya. Hampir 100 situs terkenal dibangun dengan drupal saat itu.

D5 atau Drupal 5, rilis pada 15 Januari 2007, dan sudah mencakup 2.500 modul kontribusi. Menambahkan jQuery, JavaScript library yang membuat pengembangan lebih mudah. Selanjutnya Drupal 6 pada tahun 2008 muncul dengan 7000 kontribusi dan 34 modul inti, 600 tema khusus. Fitur drag-and-drop, keamanan yang ditingkatkan dan masih banyak lagi. Salah satu website yang menggunakan D6 adalah whitehouse.gov.

Sepuluh tahun setelah munculnya versi pertama, D7 muncul dengan memiliki lebih dari 11.000 modul kontribusi, dan 200 distribusi. Interaksi antar node dan modul meningkat, sehingga aksesibilitasnya menjadi lebih baik, dan lebih mudah digunakan.

 

D8 hadir pada 19 November 2015 dengan fitur multibahasa yang disempurnakan, pengeditan konten inline, mobile-friendly, tema yang lebih baik, peningkatan markup dengan HTML5, PHP modern, Symphony dan OOP, dan sudah layak di sebut sebagai CMF atau Content Management Framework.

Sejarah Singkat Tentang WordPress

WordPress kini telah menjadi alat blogging mandiri yang paling populer di dunia dan digunakan di jutaan situs di seluruh dunia. Selama betahun-tahun, ratusan bahkan ribuan orang dari seluruh dunia telah berkolaborasi untuk mengembangkan perangkat lunak gratis dan bersifat Open Source ini dengan menakjubkan sehingga menjadikan WordPress sebagai CMS yang tidak hanya unggul tetapi juga lengkap. Setiap orang bebas menggunakannya untuk berbagai hal sampai dengan tingkat kebebasan yang relatif tinggi. Mulai dari situs dengan beberapa halaman hingga media besar dan e-commerce dengan ribuan halaman.

Gambar WordPress

Menurut situs resmi WordPress Codex, WordPress adalah penerus resmi alat blogging yang awalnya dikembangkan oleh programmer Michel Valdrighi dari Prancis dengan nama b2 / cafelog yang diluncurkan pada tahun 2001. Tahun berikutnya Valdrighi berhenti mengembangkan b2. Namun, pada Januari 2003, seorang mahasiswa menggunakan perangkat lunak blog b2 untuk memposting foto-foto yang diambilnya saat perjalanan ke Washington DC dan menulis diblognya bahwa dia bersedia untuk membuat fork project bersama dengan Mike Little yang saat ini menjalankan perusahaan pengembangan web bernama Zed1. Keduanya merilis versi WordPress pertama pada Mei 2003.

Setelah itu, pencetus b2 Valdrighi dan pengembang Dougal Campbell ikut bergabung pada April 2004. Mereka meluncurkan hub untuk memberi tahu mesin pencari blog tentang posting / pembaruan blog baru bernama Ping-O-Matic. Bulan berikutnya pesaing utama WordPress saat itu, bernama Movable Type, mengumumkan perubahan harga yang mengakibatkan ribuan pelanggannya berpindah ke WordPress.

Versi pertama WordPress yang mendukung Plugin (program yang dikembangkan secara independen dimana fungsi dan kemampuan baru dapat ditambahkan) adalah versi 1.2 yang dirilis pada Mei 2004. Pada Februari 2005 mereka meluncurkan versi 1.5 dan menambahkan tema (Sebuah set file yang memberikan fungsi dan kemampuan dasar WordPress pada Back-end dan membuat tata letak pada Front-End yang bisa dilihat dan merupakan desain situs), yang banyak diantaranya dibuat oleh sesama pengguna WordPress. Menurut halaman Wikipedia Mullenweg, versi ini menerima lebih dari 900.000 unduhan. Lalu pada 2007, versi 2.1 mulai menghadirkan antarmuka pengguna yang baru, penyimpanan otomatis dan pemeriksaan ejaan.Sementara  Widget dan optimasi kecepatan segera menyusul. Pada tahun 2009 WordPress membanggakan diri dengan upgrade otomatis, instalasi plugin built-in, sticky post, comment threading/paging/replies, API yang baru, bulk management, dan inline documentation.

Post Type kustom, menu kustom, dan API untuk header kustom serta backgrounds kustom baru diperkenalkan pada 2010, mereka juga memperkenalkan MultiSite, yang memungkinkan kemampuan untuk mengelola beberapa situs.

WordPress saat ini memiliki lebih dari 17% pengguna dari jutaan situs tetatas yang menurut All Things D, setara dengan 70 juta lebih situs. Dengan lebih dari 45.000 plugin, WordPress sudah menjadi lebih dari sekedar CMS. Menurut Mullenweg sendiri, ia melihat masa depan WordPress sebagai sistem operasi web.

WordPress vs Joomla vs Drupal

WordPress-Joomla-Drupal

Content Management System (CMS) adalah sistem perangkat lunak yang menyediakan alat pembuat situs web, administrasi, dan kolaborasi yang memungkinkan pengguna membuat dan mengelola konten situs web dengan mudah. CMS digunakan untuk mengelola konten digital. Ada 3 CMS yang biasanya dipakai yaitu WordPress, Joomla, dan Drupal. Ketiganya bersifat Open Source dan dikembangkan oleh komunitas yang kuat. Kali ini kami akan mencoba membandingkan antara ketiganya mana yang paling baik digunakan.

WordPress

WordPress adalah alat pembuat situs web yang bersifat Open Source dan ditulis dalam bahasa PHP. Untuk perbandingan mungkin Worpress merupakan CMS paling mudah dan kuat untuk blogging saat ini. WordPress juga cukup kuat untuk pengembang web dan desainer, untuk membuat situs secara efisien, dan sangat ideal untuk situs yang cukup sederhana.

  • WordPress menawarkan plugin bawaan dan fungsi template yang mudah digunakan.
  • Sangat user-friendly dan terbaik untuk pemula atau amatir.
  • Memiliki 45.000 lebih plugin untuk hampir semua fungsi dan menawarkan banyak opsi penyesuaian tema.

Joomla

Joomla juga merupakan CMS yang bersifat Open Source dan gratis untuk membuat konten web. Ini bagus untuk situs e-commerce atau jejaring sosial. Untuk perbandingan, Joomla membutuhkan pemahaman dasar tentang teknis dan berada di suatu tempat antara WordPress yang sederhana dan Drupal yang komprehensif dan canggih. Joomla dapat membantu anda melacak konten web dan membangun situs dengan lebih banyak konten dan fleksibilitas struktur lebih daripada WordPress. Mereka menggabungkan kekuatan dan fleksibilitas yang ditawarkan Drupal dan mempertahankan User Friendly dan kesederhanaan WordPress menjadikannya jalan tengah yang tepat.

  • Joomla mempunyai lisensi yang gratis.
  • Dapat digunakan serbaguna seperti pada situs pemerintahan atau organisasi.
  • Mudah digunakan dan tidak terlalu teknis.
  • Ribuan template dan tema yang tersedia untuk pengembangan Joomla.
  • Dapat dengan mudah dipindah ke server manapun.

Namun Joomla memerlukan Plugin tertentu untuk skrip tertenu. Kustomisasi terbatas dan berat untuk situs web sederhana.

Drupal

Drupal adalah CMS paling sulit, tetapi juga paling kuat. Anda butuh memahami HTML, CSS, dan PHP untuk menggunakannya. Drupal sangat SEO friendly dan saat ini hadir dengan kode yang lebih bersih dan modul yang lebih efektif. Drupal terkenal karena kemampuan menandai, mengelompokkan, dan mengatur konten yang kompleks.

  • Tidak memerlukan kapasitas khusus untuk pengkodean (seperti HTML)
  • Ribuan modul gratis.
  • Memiliki Fitur dasar dan Lanjutan
  • Hadir dengan Tema Profesional Readymade.
  • Kode yang rapi dan modul yang kuat sangat SEO friendly.

Semua CMS diatas menawarkan fitur yang hebat, banyak penyesuaian, kemudahan penggunaan, dan keamanan yang kuat. Memilih salah satu diantara mereka memang tugas yang sulit karena mereka semua opsi yang baik.

Untuk tema, WordPress menawarkan 4.000 lebih tema, Joomla 1.000 lebih, dan Drupal 2.000 lebih. Sedangkan untuk plugin WordPress menawarkan 45.000 lebih plugin gratis, Joomla 7.000 plugin gratis, dan Drupal menawrkan 34.000 lebih plugin gratis.

Setiap orang pasti mengatakan CMS nya yang terbaik. Pertimbangkan penggunaan CMS sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan anda.