Sejarah Singkat Drupal

Drupal

Semua orang menyuka kisah sukses, karena itu meyakinkan kita bahwa segala sesuatu bisa terjadi, dan proyek-proyek paling menakjubkan di dunia mungkin hanya dimulai sebagai ide-ide keren dari sebuah garasi atau asrama, dari sebuah obrolan ringan atau bahkan dari sebuah mimpi. Ada banyak contoh dalam sejarah, salah satunya Drupal, sebuah CMS yang kuat dengan lebih dari 1,8 juta situs web yang menggunakannya. Sekarang  Drupal telah merilis Drupal 8, sulit percaya bahwa mereka memulai dari Drupal 1.

Pada tahun 2000, dua siswa asal Belanda bernama Dries Buytaert dan Hans Snijder membuat jembatan nirkabel diantara asrama dan berbagi koneksil ADSL antara mereka dan enam teman lainnya. Dries membuat situs kecil dengan papan pesan untuk mendiskusikan ide-ide teknologi.

Setelah lulus mereka menempatkan situs internal tersebut menjadi online agar tidak pernah kehilangan komunikasi. Dries menambahkan banyak kode dan menarik banyak pengembang lain yang ingin berbagi ide dan mencoba bereksperimen. Akhirnya, dries membuat proyeknya menjadi Open Source, sehingga setiap orang dapat memodifikasinya dan berperan menjadi kontributor.

Banyak ide-ide kreatif datang secara tidak sengaja, salah satunya kesalahan ketik. Ketika sedang memilih domain, Dries memikirkan drop.org dari Dorpje (bahasa belanda) yang berarti desa, tetapi salah mengeja kata itu menjadi dorp.org. Dia menyadari kesalahan ketiknya bisa menjadikannya beruntung. Hal itu menjadikan seluruh konsepl awal dengan sedikit drop, serta untuk Druplicon – logo Drupal dalam bentuk drop dengan mata infinity dan senyum yang terkesan main-main. Ketika mendaftarkan perangkat lunaknya, Dries menerjemahkan kembali drop ke dalam bahasa Belanda dan mendapatkan Druppel atau Drupal yang terdengar lebih komersil.

 

Drupal 1.0 diluncurkan pada 15 Januari 2001, modul intinya hanya 18 dan masing-masing dalam bahasa PHP. Rilis pertama memiliki tema yang sederhana dan fleksibel. Fungsionalitasnya termasuk pencarian, blog dan buku harian, komentar, kalender dan banyak lagi. Versi ini sangat bergantung pada SQL untuk perubahan basis data. Dua bulan kemudian Drupal 2.0 keluar dengan 22 modul inti, termasuk fungsi terjemahan, memungkinkan pengembang menimpa situs mereka dalam bahasa lain menggunakan fungsi khusus, sistem izin pengguna dan grup, dan peringkat pengguna.

Setengah tahun berlalu, versi 3.0 muncul dengan 26 modul dan konsep baru. Konsep node yang bertentangan dengan halaman web. Semua konten dibuat sebagai node dan ditangani oleh modul node. Versi 4.0 rilis pada Juni 2002 dan terus berkembang dari 4.1 sampai 4.7 sampai pada tahun 2007. Mereka memperkenalkan penampilan modul Taksonomi sebagai alat pengorganisasiaan konten yang praktis, antar muka pengguna yang ramah dan banyak perbaikan menguntungkan lainnya. Hampir 100 situs terkenal dibangun dengan drupal saat itu.

D5 atau Drupal 5, rilis pada 15 Januari 2007, dan sudah mencakup 2.500 modul kontribusi. Menambahkan jQuery, JavaScript library yang membuat pengembangan lebih mudah. Selanjutnya Drupal 6 pada tahun 2008 muncul dengan 7000 kontribusi dan 34 modul inti, 600 tema khusus. Fitur drag-and-drop, keamanan yang ditingkatkan dan masih banyak lagi. Salah satu website yang menggunakan D6 adalah whitehouse.gov.

Sepuluh tahun setelah munculnya versi pertama, D7 muncul dengan memiliki lebih dari 11.000 modul kontribusi, dan 200 distribusi. Interaksi antar node dan modul meningkat, sehingga aksesibilitasnya menjadi lebih baik, dan lebih mudah digunakan.

 

D8 hadir pada 19 November 2015 dengan fitur multibahasa yang disempurnakan, pengeditan konten inline, mobile-friendly, tema yang lebih baik, peningkatan markup dengan HTML5, PHP modern, Symphony dan OOP, dan sudah layak di sebut sebagai CMF atau Content Management Framework.