Sejarah Singkat Tentang WordPress

WordPress kini telah menjadi alat blogging mandiri yang paling populer di dunia dan digunakan di jutaan situs di seluruh dunia. Selama betahun-tahun, ratusan bahkan ribuan orang dari seluruh dunia telah berkolaborasi untuk mengembangkan perangkat lunak gratis dan bersifat Open Source ini dengan menakjubkan sehingga menjadikan WordPress sebagai CMS yang tidak hanya unggul tetapi juga lengkap. Setiap orang bebas menggunakannya untuk berbagai hal sampai dengan tingkat kebebasan yang relatif tinggi. Mulai dari situs dengan beberapa halaman hingga media besar dan e-commerce dengan ribuan halaman.

Gambar WordPress

Menurut situs resmi WordPress Codex, WordPress adalah penerus resmi alat blogging yang awalnya dikembangkan oleh programmer Michel Valdrighi dari Prancis dengan nama b2 / cafelog yang diluncurkan pada tahun 2001. Tahun berikutnya Valdrighi berhenti mengembangkan b2. Namun, pada Januari 2003, seorang mahasiswa menggunakan perangkat lunak blog b2 untuk memposting foto-foto yang diambilnya saat perjalanan ke Washington DC dan menulis diblognya bahwa dia bersedia untuk membuat fork project bersama dengan Mike Little yang saat ini menjalankan perusahaan pengembangan web bernama Zed1. Keduanya merilis versi WordPress pertama pada Mei 2003.

Setelah itu, pencetus b2 Valdrighi dan pengembang Dougal Campbell ikut bergabung pada April 2004. Mereka meluncurkan hub untuk memberi tahu mesin pencari blog tentang posting / pembaruan blog baru bernama Ping-O-Matic. Bulan berikutnya pesaing utama WordPress saat itu, bernama Movable Type, mengumumkan perubahan harga yang mengakibatkan ribuan pelanggannya berpindah ke WordPress.

Versi pertama WordPress yang mendukung Plugin (program yang dikembangkan secara independen dimana fungsi dan kemampuan baru dapat ditambahkan) adalah versi 1.2 yang dirilis pada Mei 2004. Pada Februari 2005 mereka meluncurkan versi 1.5 dan menambahkan tema (Sebuah set file yang memberikan fungsi dan kemampuan dasar WordPress pada Back-end dan membuat tata letak pada Front-End yang bisa dilihat dan merupakan desain situs), yang banyak diantaranya dibuat oleh sesama pengguna WordPress. Menurut halaman Wikipedia Mullenweg, versi ini menerima lebih dari 900.000 unduhan. Lalu pada 2007, versi 2.1 mulai menghadirkan antarmuka pengguna yang baru, penyimpanan otomatis dan pemeriksaan ejaan.Sementara  Widget dan optimasi kecepatan segera menyusul. Pada tahun 2009 WordPress membanggakan diri dengan upgrade otomatis, instalasi plugin built-in, sticky post, comment threading/paging/replies, API yang baru, bulk management, dan inline documentation.

Post Type kustom, menu kustom, dan API untuk header kustom serta backgrounds kustom baru diperkenalkan pada 2010, mereka juga memperkenalkan MultiSite, yang memungkinkan kemampuan untuk mengelola beberapa situs.

WordPress saat ini memiliki lebih dari 17% pengguna dari jutaan situs tetatas yang menurut All Things D, setara dengan 70 juta lebih situs. Dengan lebih dari 45.000 plugin, WordPress sudah menjadi lebih dari sekedar CMS. Menurut Mullenweg sendiri, ia melihat masa depan WordPress sebagai sistem operasi web.